Sab. Jan 16th, 2021

Aniaya Wanita Selingkuhan, Carlos Romulo Hutasoit Diciduk Polisi

Pelaku penganiayaan, Carlos Romulo Hutasoit yang diapit personil Polsek Patumbak saat di polsek. (Jhonson Siahaan/KORANDESA.CO.ID)

MEDAN | www.korandesa.co.id – Pria ini, Carlos Romulo Hutasoit (37), warga Jalan Gersang Gudang Putra Simas, Kecamatan Medan Amplas, Medan, tak bisa berkutik saat diciduk personil kepolisian Polsek Patumbak di Jalan SM Raja simpang Jalan Balai Desa, Kecamatan Medan Amplas tepatnya di bawah Flyover. Carlos Romulo Hutasoit ditangkap personil Polsek Patumbak, sesuai dengan laporan korbannya, Agus Gulika br Nababan, yang tak lain selingkuhannya.

Informasi yang diperoleh, Senin (23/11/2020), kejadian bermula saat pelaku, Carlos Romulo Hutasoit menemui korban, Agus Gulika br Nababan di Jalan SM Raja tepatnya di Simpang Marindal, pada hari Senin (26/10/2020). Usai bertemu, lalu pelaku mengajak korban untuk pulang ke rumah korban.

Saat dirumah, pelaku membentangkan tikar di ruang tamu dan mengajak korban untuk tidur di sampingnya, namun, korban tidak mau sehingga pelaku emosi. Tak bisa menahan emosi, lalu pelaku menjambak, memukul dan menggigit tangan kanan korban. Tak terima dengan perlakuan korban, lalu korban menghubungi suaminya dan meminta untuk dijemput. Usai ditelepon, suami korban datang menjemput dan korban langsung membuat laporan pengaduan ke Mapolsek Patumbak.

“Akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku, korban mengalami luka lebam di lengan kanan dan luka gores di tangan kiri,” kata Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fahreza SH SIK didampingi Kanit Reskrim, Iptu Antonio Philip Purba SH MH.

Lebih lanjut, tambah Arfin Fahreza didampingi Antonio Philip Purba, pada hari Rabu (11/11/2020), personil Unit Reskrim menerima informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada di Jalan SM Raja tepatnya di simpang Jalan Balai Desa, Kecamatan Medan Amplas tepatnya dibawah Flyover.

“Personil yang dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Antonio Philip Purba SH MH, langsung turun ke lokasi dan menangkap pelaku. Pada saat ditangkap,.pelaku tidak ada melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya,” jelas Arfin Fahreza.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, tambah Philip Purba, pelaku mengaku hubungan perselingkuhannya dengan korban sudah berjalan sekitar 4 tahun. “Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 2 tahun,” ungkapnya. (Jhonson)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *