Sab. Jan 16th, 2021

Pinjam dan Larikan Motor, Kasim Sipayung Nginap di Hotel Prodeo

Tersangka yang diapit personil kepolisian Polsek Dolok Masihul, di halaman polsek. (Jhonson Siahaan/KORANDESA.CO.ID)

SERGAI | www.korandesa.co.id – Pria yang satu ini, M Kasim Sipayung (32), warga Dusun I, Desa Karang Tengah, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), harus menghabiskan waktunya di Hotel Prodeo Polsek Dolok Masihul, Minggu (22/11/2020). Tersangka tak bisa berkutik saat dibekuk personil kepolisian Polsek Dolok Masihul saat sedang berada di Lingkungan VIII Pekan Dolok Masihul, Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Sergai, pada hari Kamis (19/11/2020).

“Tersangka ditangkap sesuai dengan laporan korbannya, Sandika (25), warga Dusun I Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Sergai,” kata Kapolres Sergai, AKBP Robinson Simatupang SH SIK MHum didampingi Kapolsek Dolok Masihul, AKP J Panjaitan.

Jelas Robinson Simatupang, kejadian berawal pada saat korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas (BHL) Perkebunan PTPN-3 Kebun Sarang Giting, itu melaporkan kejadian kehilangan sepeda motor miliknya dibawa kabur tersangka yang mengaku meminjam sepeda motor hanya sebentar untuk membeli rokok, pada hari Sabtu (01/02/2020).

Lebih lanjut, ujar Robinson Simatupang, menerima informasi itu, personil langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan dilokasi. Usai dilakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, tambah Robinson Simatupang, personil pun akhirnya mengantongi identitas tersangka.

Robinson Simatupang menerangkan, setelah cukup lama dilakukan penyelidikan dan penyidikan, akhirnya tersangka pun berhasil diamankan personil berikut barang bukti 1 lembar STNK asli sepeda motor Honda Honda Beat BK 3987 NAI.

“Modus tersangka dalam melakukan aksinya, berpura-pura mengajak korban ke kota Dolok Masihul untuk bermain PS. Setibanya di kota Dolok Masihul, tersangka meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak membeli rokok dan langsung membawa kabur sepeda motor korban,” tambah Robinson Simatupang.

Terang Robinson Simatupang, tersangka ditangkap setelah personil menerima mendapat informasi keberadaan tersangka sedang berada di salah satu warung yang terletak di Dusun II, Desa Kuala Bali. Berangkat dari informasi tersebut, tegas Robinson Simatupang, personil yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Dolok Masihul, Ipda Zulfan Ahmadi bergerak dan langsung mengamankan tersangka.

“Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 378 subs Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5tahun penjara. Tersangka sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut saat ini guna mengetahui sepak terjang tersangka,” ujarnya.

 

Jual Kerbau dan Uang Penjualan Tak Dibayarkan, Suprayetno Masuk Bui

 

Tersangka saat di Mapolsek Perbaungan. (Jhonson Siahaan/KORANDESA.CO.ID)

 

Sementara itu, Suprayetno (37), warga Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai, terpaksa harus mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Perbaungan. Suprayetno tak bisa berkutik saat diciduk personil kepolisian Polsek Perbaungan dari kediamannya, pada hari Jumat (20/11/2020).

Jelas Robinson Simatupang, tersangka ditangkap personil karena melakukan transaksi pembelian kerbau seharga Rp 17 juta terhadap Ngadino alias Tambi (63), warga Dusun V, Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan, Sergai, namun, korban merasa dirugikan karena uang penjualan kerbau tak diberikan tersangka.

“Kejadian bermula pada saat tersangka mendatangi kediaman korban membawa mobil pick-up untuk mengambil 1 ekor kerbau milik korban untuk dijual dengan harga Rp 17 juta. Karena kebutuhan mendesak, anak korban yang sedang sakit dan kerbau sudah dinaikkan ke mobil, tersangka meninggalkan kwitansi yang bertuliskan tersangka berjanji akan membayar penjualan kerbau pada tanggal 10 November 2020,” kata Kapolres Sergai, AKBP Robinson Simatupang SH SIK MHum didampingi Kapolsek Perbaungan, AKP Viktor Simanjuntak.

Robinson Simatupang menuturkan, setelah lewat dari tanggal yang dijanjikan tersangka, uang penjualan kerbau tidak juga diterima korban dan setiap didatangi ke rumah, tersangka selalu mengatakan belum ada uang. Tak terima dengan kejadian yang dialaminya, ujar Robinson Simatupang, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Perbaungan.

Menerima laporan korban, Robinson Simatupang mengatakan, personil langsung turun langsung dan mengamankan tersangka saat sedang berada dikediamannya sendiri tanpa ada melakukan perlawanan.

“Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Lasal 378 subs Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun. Tersangka sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut saat ini,” ungkapnya. (Jhonson)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *