Rab. Okt 28th, 2020

Terpeleset dan Hanyut… Siswi SMK Bintang Bayu Ditemukan 2 Km dari Titik Jatuh

Siswi SMKN, Lina Marina br Tampubolon, yang hanyut di Bendungan Sri Ular yang dievakuasi ke pinggir sungai. (Jhonson Siahaan/KORANDESA.CO.ID)

SERGAI | www.korandesa.co.id – Jenazah, Lina Marina br Tampubolon (17), siswi SMK Kecamatan Bintang Bayu, akhirnya ditemukan petugas Tim Relawan dan masyarakat, sekitar 2 Km dari titik awal tenggelamnya korban dari Bendungan Sei Ular yang terletak di Dusun VI, Desa Pulau Tagor, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), pada hari Kamis (01/10/2020).

Kapolres Sergai, AKBP Robinson Simatupang SH SIK MHum didampingi Kapolsek Dolok Masihul, AKP J Panjaitan mengatakan, sebelumnya, pada hari Kamis (01/10/2020), saat itu korban berangkat dari rumah menuju sekolah bersama temannya Dwi Riska Sinaga (17), sekitar pukul 10.00 WIB.

Selanjutnya, jelas Robinson Simatupang didampingi J Panjaitan, korban dan temannya berangkat menuju Bendungan Waduk Sei Ular yang berada di Dusun VI, Desa Pulau Tagor, Kecamatan Serbajadi untuk melihat-lihat disekitar bendungan.

Sialnya, ujar Robinson Simatupang didampingi J Panjaitan, saat berjalan disekitar bendungan temannya Dwi Riska Sinaga terpeleset dan hanyut pada saat bersamaan korban berusaha menolong temannya yang hanyut, akan tetapi korban hanyut dan terbawa arus sedangkan temannya dapat menyelamatkan diri ke pinggir tepi Sei Ular dan melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar.

Warga yang mengetahui kejadian itu pun melaporkan peristiwa tersebut ke Pos Polisi Serbajadi. Mendengar kabar telah terjadi kasus hanyut dan tenggelam, Kapolsek Dolok Masihul, Kanit Reskrim Dolok Masihul, Camat Serbajadi dan Kades Pulau Tagor pun berkordinasi untuk melakukan pencarian korban.

“Lalu, Tim Relawan dibantu masyarakat sekitar dengan menggunakan pelampung melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sei Ular dan pukul 14.40 WIB, korban ditemukan tersangkut kayu di aliran Sei Ular yang jaraknya 2 Km dari titik awal tenggelamnya korban,” beber Robinson Simatupang, Jumat (02/10/2020).

Lebih lanjut, tambah Robinson Simatupang, Tim Relawan pun mengangkat korban ke tepian atau benteng Sei Ular untuk dilakukan pengambilan sidik jari oleh Tim Inafis Polres Sergai. Tambah Robinson Simatupang, didampingi orang tuanya, lalu jasad korban di bawa ke rumah duka untuk di semayamkan di rumah duka di Dusun II, Desa Bintang Bayu, Kecamatan Bintang Bayu, Kabupaten Sergai.

“Pihak keluarga atau orang tua korban menyatakan keberatan untuk dilakukan outopsi (pemeriksaan secara medis) terhadap jenazah korban dan hal tersebut dikuatkan dengan surat pernyataan, maka tidak dilakukan otopsi dan diambil pihak keluaga untuk dikebumikan,” pungkasnya. (Jhonson)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *